Dia Tuna Netra tapi Ingin Hafalannya Tambah Terus

Qur’an Call merupakan salah satu program PPPA Daarul Qur’an sebagai solusi untuk masyarakat yang tidak sempat menyisihkan waktu belajar Al Quran. “Program Qur’an Call ini adalah program untuk memudahkan masyarakat, khususnya muslim yang sibuk dan enggak punya waktu mengikuti pengajian,” ujar Irfan Hilmy, salah satu operator Qur’an Call.

Sejak memiliki sistem baru pada 2016 lalu, kini sudah 42.000 jemaah yang mendaftar. Setiap harinya operator melayani sekitar 36.000 jemaah aktif dari seluruh penjuru Indonesia. Mereka terdiri dari semua kalangan, mulai anak-anak hingga lanjut usia.

Sekitar 25 operator Qur’an Call punya cerita dan kesan yang berbeda saat berintraksi dengan jemaah. Bukan hanya kisah yang menginspirasi, ada pula kisah lucu yang terjadi. Irfan mengaku bahwa dirinya terinspirasi dari kisah orang-orang yang memiliki keterbatasan.

“Ada jamaah spesial, dia punya keterbatasan penglihatan tapi benar-benar ingin terus menambahkan hafalannya, padahal umurnya masih sekitar 14 sampai 15 tahun. Suaranya bagus, terlebih ketika kita membacakan ayatnya, dia langsung hafal,” tuturnya.

Bukan hanya Irfan, Reza Rahmadani salah satu asatidzah menambahkan bahwa ia mendapatkan banyak cerita unik dari jamaah. “Ada yang mulai dari iqro’ satu sampai sekarang sudah juz Al Quran, masih tetap istiqomah menelepon. Karena dia menyesal, sedangkan sekarang umur sudah mempengaruhinya dalam menghafal,” ungkap Reza saat ditemui di kantornya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *